piEces of m3 tells,,,
PDI-P: Pemerintah Tidak Arif Soal SKB Ahmadiyah
KOMPAS/ AGUS SUSANTO
Fraksi PDI Perjuangan Cahyo Kumolo
Selasa, 10 Juni 2008 10:23 WIB
JAKARTA,SELASA - Tindakan Pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang memerintahkan seluruh penganut, pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) menghentikan semua kegiatan yang tidak sesuai dengan penafsiran agama Islam pada umumnya dinilai tidak arif.
"Karena masih menimbulkan konflik antara yang puas atau tidak, yang setuju atau tidak," ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan Cahyo Kumolo di Jakarta, Selasa (10/6).
Menurut Cahyo, seharusnya pemerintah terlebih dahulu mencari tahu apakah Ahmadiyah benar-benar menyimpang dari prinsip Islam meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa sesat untuk Ahmadiyah. "Kan dari jaman Bung Karno sudah ada, kenapa baru sekarang ramainya," tambah Cahyo.
Namun demikian, Fraksi PDI-P mengharapkan Pemerintah untuk tetap melindungi setiap warga untuk memeluk agamanya sesuai syariah yang sah.
Coba BAyanGin Suatu NEgarA di-diKte oleH seOrang WarGanyA, KeputusaN yaNg saTu iNi terkeSan Buru2 bAngeDh, Oh IndonesiaKu,,,akU cinTA kaMu taPi menGApa KaW tak MemBaLas Cinta TuluSku??
Senin, 09 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 komentar:
komentarx orang pdi-p tuh jelas tergolong orang yang tidak memahami arti sebuah pelecehan ajaran agama yang dilakukan oleh ahmadiyah, zaman soekarno ahmadiyah bisa berkembang karena masyarakat masih sulit mempelajari ahmadiyah itu seperti apa beda dengan seperti saat ini informasi yang penyebarannya begitu cepat dan transparan sehingga masyarakat tidak bisa lagi dikibuli... bubuarkan ahmadiyah selamatkan syariat islam tidak ada nabi lagi setelah muhammad SAW, mirza ghulam ahmad tidak lain hanyalah layaknya umat muhammad lainnya, tidak lebih dari itu
Posting Komentar